Triyani’s Weblog

Tax Blogging and Sharing

Sudah bayar PPh 29?

Jangan Lupa, batas waktu pembayaran PPh pasal 29 (PPh kurang bayar th 2007) tgl 25/3/08.. tinggal berapa jam lagi nehh. Siap2, besok hari terakhir, biasanya terjadi antrian panjang di bank / kantor pos. Telat sejam atau sehari, sama saja.. dianggap telat sebulan, shg kena sanksi bunga 2% dari jumlah PPh yang kurang dibayar.

Kalau di daerah Serpong, saya rekomendasikan untuk membayar pajak lewat bank Bumi Putera, BSD; tapi harus pagi2 (Jam 08.30 – 09.00). ‘Enaknya’ bayar pajak di bank tsb adalah SSP bisa langsung diambil. Selain itu, mereka jg menerima pembayaran pajak dari non Nasabah, tanpa biaya administrasi.

Tadi pagi saya juga baru bayar lewat bank tsb… :). Dan rencananya hari Rabu besok baru lapor. hihihihi ketahuan standart banget, bayar menjelang batas akhir, lapor menjelang hari terakhir.

About these ads

Maret 24, 2008 - Posted by | Ketentuan Umum Perpajakan, Pajak, Pajak lainnya | , , ,

7 Komentar »

  1. mbak,

    saya khan pph ini dipotong gaji dari kantor & saya udah dapet laporannya.. nah utk penyetoran/ pelaporannya kapan terakhirnya ya?

    thanks
    widi

    Komentar oleh widi | Maret 24, 2008 | Balas

  2. #1. Mas Widi;
    Paling lambat laporan tgl 31/3/08.
    Kalau Karyawan, yg hanya memperoleh penghasilan dari satu pemberi kerja, PPh-nya Nihil, karena jml PPh yang terutang sama dg PPh yang telah dipotong oleh pemberi kerja.

    Biasanya sih akhir2 maret, Sabtu-Minggu KPP tetap buka. cuman saya blm dapat kabar apakah KPP Tigaraksa buka atau tdk. Mas Widi terdaftar di KPP Tigaraksa khan?

    Komentar oleh triyani | Maret 24, 2008 | Balas

  3. mbak,

    saya ingin tanya nih.
    misalnya :

    gaji per bulan 1.500.000,-
    uang transport 500.000,-
    uang makan 400.000,-

    gimana cara hitung pajaknya?

    Trims,

    Ellis

    >> Asumsi Anda Wanita, dan status-nya TK/0 dan bekerja sebagai pegawai tetap, serta tidak ada tunjangan pajak.

    Penghasilan bruto = 2.400.000
    Biaya Jabatan = (108.000)
    Penghasilan Neto = 2.292.000
    Penghasilan Neto setahun = 27.504.000
    PTKP (TK/0) = 13.200.000
    Penghasilan Kena Pajak = 14.304.000

    PPh terutang (Setahun) = 5% x 14.304.000 = 715.200
    PPh terutang (Sebulan) = 1/12 x 715.200 = 59.600

    Atas penghasilan yang Anda peroleh tsb, oleh perusahaan [pemberi kerja] wajib dipotong PPh 21 sebesar Rp 59.600/ bulan. Jika PPh tsb ditanggung oleh perusahaan, maka tidak dipotongkan dari penghasilan Anda.

    Komentar oleh ellis | April 11, 2008 | Balas

  4. mbak..maaf saya mau tanya…
    saya anak baru dalam hal keuangan khususnya pajak..bergerak di bidang event organizer..
    saya masi bingung pengertian dari pph pasal 29, 25, 4(2)…mohon bantuannya mbak..
    terima kasih

    riri

    >> Sedikit penjelasan ttg deskripsi masing2 jenis pajak tsb ada di tulisan ttg kewajiban PPh WP Badan / WPOP. Silahkan dicek lagi.

    Komentar oleh riri | Juni 12, 2008 | Balas

  5. Mbak Triyani, salah seorang pengusaha rokok di Kudus, perusahaan kami berdiri tahun 2007. Harga Bandrol rokok kami Rp. 4.500, namun harga yang jual kami pada Distributor adalah Rp. 3.000. Yang kami tanyakan pada mbak Tryani adalah:
    1. Jika membayar PPh 29 apakah kami memasukkan harga Rp. 3.000 atau Rp. 4.500 sesuai bandrol? Terus terang kami untuk menghitung Pendapatan kami menggunakan harga Rp. 3.000. Jika kami menggunakan harga bandrol, bagaimana mungkin kami menggunakannya padahal kami menjual rokok perbungkus = Rp. 3.000. Petugas Pajak daerah kami memberitahu kami agar kami memasukkan harga Rp. 4.500 per bungkus, padahal kami menjual rokok kami pada distributor Rp. 3.000 perbungkusnya.
    2. Kami membeli tembakau Rp. 150.000.000 @Rp. 15.000 perkilonya. Jika kami membayar pajak sesuai Kep-25/PJ/2003, maka saya membayar 150.000.000 x 0,5%. Pertanyaanya, jika kami telah membayar pajak Kep-25/PJ/2003, apakah masih kami masih perlu membayar pajak lagi tentang tembakau ini?. Kami mohon penjelasan mbak Triyani, terima kasih.

    Komentar oleh DADANG SUJATMIKA | Agustus 8, 2008 | Balas

  6. mbak, saya mau tanya, pph pasal 29 pembayarannya bisa dicicil nggak ya? klu gitu apa bedanya dgn pph pasal 25 yang tiap tahun kita bayar?

    Komentar oleh siska | Maret 25, 2009 | Balas

  7. mba pengertian pajak penghasilan 29 dan cara”perhitungan pajak penghasilan 29 bagaimana??????

    Komentar oleh iche | November 2, 2009 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 196 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: