Triyani’s Weblog

Tax Blogging and Sharing

Penghapusan Piutang menurut Pajak-Part 2

Akhirnya PMK-105/PJ./2009 tentang  piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto, yang sedikit nyeleneh diubah dengan PMK-57/PMK.03/2010 tanggal 9 Maret 2010.

Berdasarkan PMK-57, Piutang yang Piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih dapat dibebankan sebagai pengurang penghasilan bruto, sepanjang memenuhi persyaratan :

  • telah dibebankan sebagai biaya dalam laporan laba rugi komersial;
  • Wajib Pajak harus menyerahkan daftar piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih kepada Direktorat Jenderal Pajak; dan
  • Piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih tersebut telah diserahkan perkara penagihannya kepada Pengadilan Negeri atau instansi pemerintah yang menangani piutang negara, atau terdapat perjanjian tertulis mengenai penghapusan piutang/pembebasan utang antara kreditur dan debitur atas piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih tersebut, atau telah dipublikasikan dalam penerbitan umum atau khusus, atau adanya pengakuan dari debitur bahwa utangnya telah dihapuskan untuk jumlah utang tertentu.
About these ads

Maret 22, 2010 - Posted by | Pajak

9 Komentar »

  1. [...] posted here:  Penghapusan Piutang menurut Pajak-Part 2 Fatal error: Call to undefined function get_syndication_permalink() in [...]

    Ping balik oleh Penghapusan Piutang menurut Pajak-Part 2 | djp.web.id | Maret 22, 2010 | Balas

  2. mba bs g y PMK ini saya jadiin bahan skripsi. kalo bs saya menganalisanya dari sisi mana y? mohon bantuannya soalnya saya skarang lg mengambil skripsi uda 2 bln blom dapat ide juga^^. Terima Kasih

    Komentar oleh harry | Maret 27, 2010 | Balas

  3. maaf nitip info bagi sesama blogger :)
    temen2 pecinta pajak, pemerduli pajak..ada lomba blog nie…hadiahnya lumayan kok..
    cuman ini tentang pajak..
    info lebih lanjut dikemas dalam acara Tax paradise dan bisa dilihat di web klami di http://www.pajak-stan.com
    btw..tolong sebarin ke temen2 ya..siapa tahu ada yang pengen dan seneng pajak, tapi gak dapat info ini..terimakasih :)
    sebenarnya gak hanya lomba blog sih, ada lomba pajak tingkat universitas dan sma, ada seminar, workshop dan tax expo..bener2 surganya pajak dah.hehe trims 4 all..

    Komentar oleh TaxParadiseByDewis | Maret 28, 2010 | Balas

  4. yang pengen bikin SSP pake excel

    http://norkuys.wordpress.com/2010/03/04/ssp3-release-bikin-ssp-dengan-macro-excel/

    Komentar oleh nORk | April 7, 2010 | Balas

  5. mbak, kalau penjualan iklan di radio oleh bendaharawan tu kena PPh 23 apa PPh 22?? tarifnya berapa?? thnx

    Komentar oleh lia | April 29, 2010 | Balas

  6. mohon Sarannya ,hutang STP PPN pajak perusahaan saya 34 jt tahu 2004 berasal alasan karna saya tdk melaporkan/membuktikan Lembar ke dua dari SSP,apakah bisa dihapuskan gmana caranya?

    Komentar oleh dicky | November 10, 2010 | Balas

  7. [...] here to see the original: Penghapusan Piutang menurut Pajak-Part 2 This entry was posted in Uncategorized and tagged antara-kreditur, atau-instansi, atau-terdapat, [...]

    Ping balik oleh Penghapusan Piutang menurut Pajak-Part 2 | Assassin_Blog | Desember 31, 2010 | Balas

  8. Selamat Tahun Baru mba Tri..salam kenal
    Blog nya masih aktif ga yah?
    Mohon bantuannya ni mba, kasusny begini,
    suatu perusahaan pembiayaan sudah melakukan penghapusan (write off) piutang ragu-ragu untuk tahun ini, kemudian dalam tahun ini jg terdapat penerimaan (recovery) dari piutang yang telah dihapusbukukan di tahun sebelumnya dan besarnya melebihi nilai write off tahun ini, sehingga menyebabkan posisi (Pembalikan)/penyisihan piutang ragu-ragu di laporan laba rugi per 31 desember bersifat mengurangi beban operasi perusahaan tahun ini.

    Kebijakan akuntansi yang dipakai perusahaan :
    Perusahaan menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan penelaahan secara keseluruhan terhadap keadaan akun piutang pada akhir periode, dengan mempertimbangkan umur piutang. Piutang tak tertagih dihapusbukukan pada saat piutang tersebut diputuskan tidak dapat tertagih. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pengurang kerugian piutang dari pemulihan piutang tak tertagih pada saat diterima.

    Nah, yang mau saya tanyakan, bagaimana mengisi form SPT tahunan 1771 II untuk pos biaya piutang tak tertagih perusahaan tersebut? Kalau diisi dengan nilai write off tahun ini tentunya akan membesarkan beban operasi perusahaan, yang nantinya angka-angka di form SPT tahunan 1771 I & II jadi berbeda dengan Laporan keuangan komersial perusahaan tersebut, seperti penghasilan neto dari usaha jadi lebih kecil.

    Mohon pencerahannya mba,. plis..

    Komentar oleh igo | Desember 31, 2011 | Balas

  9. Ass.w.w
    Mb.Tri salam kenal,
    Saya masih bingung dengan pasal 3 ayat 3 & 4 maksudnya bagaimana?
    “(2) Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c tidak berlaku untuk piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih kepada debitur kecil atau debitur kecil lainnya”
    sementara di jelaskan di
    (3) Piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih kepada debitur kecil sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah piutang debitur kecil yang jumlahnya tidak melebihi Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah), yang merupakan gunggungan jumlah piutang dari beberapa kredit yang diberikan oleh suatu institusi bank/lembaga pembiayaan dalam negeri sebagai akibat adanya pemberian:….
    dan di jelaskan di
    (4) Piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih kepada debitur kecil lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah piutang debitur kecil lainnya yang jumlahnya tidak melebihi Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah).”

    mohon penjelasannya.
    Terima kasih
    www,
    Rika

    Komentar oleh Rika | Desember 3, 2012 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 192 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: