Triyani’s Weblog

Tax Blogging and Sharing

PP 46 tahun 2013 PPh Final 1% untuk UKM

#UpdatePajak. Setelah banyak berita yang terbit di berbagai media selama ini, akhirnya PP yang ditunggu-tunggu datang juga :) . diunggah di blog dulu supaya teman-teman bisa mengunduhnya dan mempelajari peraturan baru sama-sama. Setelah selesai baca-baca nanti rangkumannya diposting lagi.

PP – 46 Tahun 2013   yang mengatur tentang PPh atas Penghasilan dari Usaha yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak yang memiliki Peredaran Bruto tertentu. Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku tgl 1 Juli 2013.

Terima kasih @Pajakmania @didikcumi atas updatenya.

 

About these ads

Juni 26, 2013 - Posted by | Pajak, Pajak lainnya, PPh Badan, PPh Final Ps 4 (2), PPh Orang Pribadi | , ,

12 Komentar »

  1. Thanks banget atas info nya

    Komentar oleh Hiu Ban Hin | Juni 26, 2013 | Balas

  2. masih kurang jelas ya isi PP nya…….Peraturan Pelaksanannya pun belum ada sedangkan PP nya mulai berlaku mulai 1 Juli 2013……mepet banget.

    Komentar oleh Hiu Ban Hin | Juni 26, 2013 | Balas

  3. Bu Triani, saya ingin menanyakan dampak dari berlakunya peraturan ini terhadap:
    1. Penghitungan UU PPh 31E, bagi WP yang memiliki peredaran usaha dibawah 4,8M?
    2. WP yang mengunakan norma pengitungan (Penghasilan dibawah 4,8M) mengunakan pencatatan, apakah dengan berlakunya PP ini norma penghitungan menjadi tidak berlaku?

    Thank You

    Komentar oleh Setiawan | Juni 27, 2013 | Balas

  4. berarti form spt pribadi 1770 bisa berubah ya mbak? dan ptkp diabaikan? karena selama ini kan menggunakan norma perhitungan.
    Mis : dagang eceran pakaian (baju) daerah bekasi norma 20%
    jika dalam setahun omzet 200jt perhitungan yg lama kan jadi:
    200jt x 20% = 40jt dikurangi ptkp 32.400.000 (K/3) =
    pkp = 7.600.000 x tarif psl17 5% = 380.000

    jika menggunakan pp yg baru pajaknya menjadi 2.000.000 (200jt x 1%) ????

    Komentar oleh naran | Juli 3, 2013 | Balas

  5. Pajak Penghasilan itu objeknya adalah “Penghasilan”, bukan peredaran bruto sebagaimana dimaksud dalam PP 46/2013. Bagaimana ini neng?
    .

    Komentar oleh Bustamar Ayza | Juli 6, 2013 | Balas

  6. PP 46 tahun 2013 PPh Final 1% untuk UKM, sebenarnya bentuk ketidakadilan dari penguasa, kami selaku UKM, sebelum dikenakan PPH Final 1% sudah lebih dahulu bayar PPH PSL.22, Lha kredit pajak saya mulai Juli-desember 2013 dikemanakan? INI ATURAN NGAWUR BERLAKU MENDADAK, AR nggak mampu menjelaskan WP terus kami selaku WP TANYA KEMANA???????

    Komentar oleh agustin | Juli 29, 2013 | Balas

    • Dear Agustin :
      saya pun berpikiran sama dengan anda, stelah saya tanya ke kring pajak 500200 disampaikan bahwa ada PMK 107/2013 yang mengatur lebih teknis PP 46/2013.

      di Pasal 6 PMK 107 untuk pemotongan PPh yang tidak bersifat final (22 & 23) atas omzet/penghasilan yang bersifat final (mulai Juli 2013) dapat dibebaskan dengan cara : WP membuat surat permohonan penerbitan Surat Keterangan Bebas pemotongan PPh tidak final.

      namun kelemamahannya adalah :
      1. PP 46/2013 terbit 12 Juni 2013 mulai berlaku Juli 2013
      2. PMK 107/2013 terbit 30 Juli 2013 mulai berlaku Juli 2013
      3. PMK 107 berlaku surut diterbitkan 30 Juli 2013 tapi berlakunya sejak 1 Juli 2013 (ini peraturan yang aneh)
      4. ada kekosongan peraturan antara 1 Juli 2013 – 29 Juli 2013 yang mana transaksi WP diantara tanggal tersebut sudah terlanjur di potong PPH tidak final (22, 23) oleh lawan transaksi.
      5. bagaiamana status bukti potong no 4 diatas (bagaimana pengkreditannya)
      6. Ketidak adilan PP 46/2013 yang mana untuk usaha yang ber Omzet sd. 4,8 M Pajaknya diminta dibayar dimuka sedangkan yang ber Omzet diatas 4,8M dibayar di akhir tahun setelah Laba Rugi. berarti ada ketidak adilan waktu pembayaran yang mana UKM yg nota bene modalnya kecil harus membayar pajak duluan.

      Komentar oleh erland riandy | Agustus 20, 2013 | Balas

  7. Negara kami dimana penguasanya tidak pernah memikirkan nasib rakyat kecil, UKM semakin hari semakin terpojokan.sudah modal kecil, margin tidak bisa gede karena bersaing dgn perusahaan besar.disuruh bayar pph yg nilai 1% dr omzet? kemanakah hati pemimpin kami? sampai saat ini saja kami harus menanggung kerugian semenjak umr dan bbm naik ditambah pph 1%? apakah layak? kalo minus pun kami harus bayar 1%? dimana letak nuraninya?

    Komentar oleh dirga | Agustus 1, 2013 | Balas

  8. Sabar Agustin. Kita tunggu juklaknya. Mestinya memang betul kalau sdh dikenakan final berarti tidk dikenakan lagi potputnya.
    Perkiraan saya kita bisa minta SKB agar tdk terjadi pembayaran lebih.

    Komentar oleh Sadikin | Agustus 4, 2013 | Balas

  9. mba saya bingung, ini di lapangan langsung berlaku atau nunggu PMK sih? ada yang bilang nunggu PMK keluar baru aktif di lapangan, kok ada juga yang bilang kalau langsung berlaku? sementara kantor pajak ga ada sosialisasi sama sekali… lalu angsuran pph 25 bulanan dikompensasikan kemana kalau kelebihan bayar? mohon penjelasan, terima kasih.

    Komentar oleh niya | Agustus 14, 2013 | Balas

  10. Dengan terbitnya PP 46 th 2013 tentang PPh Final 1% (untuk UKM) yang berlaku per 1 Juli 2013, menempatkan kami selaku UKM pada posisi dilematis, karena pada bulan Juli ini kami masih dipotong pph psl 22 oleh Bendaharawan Pemungut, kalau kami harus setor lagi 1% dari Penjualan Bruto dalam bulan juli 2013, berarti untuk satu obyek pajak yaitu “penjualan bruto” dikenakan 2 x pengenaan pajak ( Psl 22, 1,5%xDPP dan PPh Final 1%xBruto) . Dengan ditambah PPh pasal 25, hampir pasti pada akhir tahun buku SPT tahuanan menunjukan “LEBIH BAYAR”..Konseptor aturan ini barangkali kurang paham implementasinya dilapangan. Kasihan AR yg juga tidak bisa menjelaskan masalah ini. Untuk sementara selama PPh pasal 22 masih dipotong, kami tangguhkan dulu penyetoran pph final 1%..

    Komentar oleh Enno S | Agustus 14, 2013 | Balas

  11. Menurut saya Implikasi PP 46/2013 & PMK 107/2013 :

    1.UKM/Badan Usaha yang ber omzet sd. 4,8M kena PPh 1% dari DPP Omzet
    2. PPh yang dimaksud bersifat Final dengan kategori PPh 4(2)
    3. Penyetoran selambatnya tgl. 15 bulan berikutnya menggunakan SSP dengan Akun Pajak 411128 jenis setoran 420
    4. Apabila SSP sudah di validasi dengan NTPN : Nomor Transaksi Penerimaan Negara maka WP tidak perlu lapor ke KPP.
    5. PPh 25 (angsuran) sesuai PMK dapat di kreditkan di akhir tahun (SPT Tahunan) artinya untuk omzet Jan – Juni 2013.
    6. PPh 22, 23 (potong/pungut) Jan – Juni 2013 dapat dikreditkan di akhir tahun (SPT Tahunan) artinya untuk omzet Jan – Juni 2013.
    7. Potongan/pungutan PPh 22, 23 & angsuran PPh 25 di bulan Juli 2013 (status tidak jelas) kalau sya sendiri saya kompensasikan dengan kewajiban PP 46/2013 jadi untuk bulan juli saya tidak mau bayar.
    8. WP dapat membuat surat permohonan SKB (Surat Keterangan Bebas) untuk PPh 22, 23 dengan mekanisme WP membuat surat permohonan ke KPP, KPP menerbitan SKB an. Ditjen Pajak.
    9. PMK 107/2013 masih menyisakan PR buat Dirjen Pajak yaitu sesuai PMK 107 pasal 14 : Bentuk SSP, SPT Tahunan & tata cara pembebasan (SKB) PPh 22, 23 diatur lebih lanjut oleh PER Dirjen Pajak. *) gak tau kapan keluarnya.
    10. Seluruh Omzet Juli – Des 2013 yang sudah di bayarkan sesuai PP 46/2013 tidak dihitung lagi kewajiban pajaknya, namun hanya di laporkan saja.
    11. Ketidak adilan pada saat pembayaran pajak yang mana WP yang kena PP 46/2013 di suruh dibayar dimuka sedangkan yang tidak kena PP 46/2013 bayar belakangan setalah itung laba rugi di akhir tahun, berarti mereka dapat menikmati bunga bank.
    12. WP yang kena PP 46/2013 tidak perlu lagi menyampaikan dan menyetot PPh 25 sebagaimana PMK 107/2013 pasal 9 ayat 1

    demikian analisa saya semoga bermanfaat.

    Komentar oleh erland riandy | Agustus 21, 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 177 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: