Triyani’s Weblog

Tax Blogging and Sharing

Metode QQ Pada Faktur Pajak dihapus

Tanggal 29 Agustus yang lalu, Dirjen pajak telah menerbitkan SE-47/PJ./2008 Tentang Pencabutan Surat Edaran dan Surat Penegasan Tentang Penggunaan Metode QQ Pada Faktur Pajak Standart.

Dalam ‘pengantar’ SE tersebut disebutkan bahwa  Dalam rangka mendukung terciptanya ‘Good Governance’ , sehingga prinsip keadilan dan kepastian hukum peraturan perpajakan perlu dikedepankan. Untuk itu dipandang perlu menata ulang ‘ruling’ dan penafsiran terhadap peraturan perpajakan yang berpotensi menimbulkan distorsi dalam pelaksanaan pelaksanaan prinsip-prinsip hukum yang baik.

Membaca paragrap pembuka dalam SE tersebut, rasanya kita semua sangat setuju sekali (duhh.. inget ujian SD, Setuju, tidak setuju hihihi) dan mendukung upaya Dirjen Pajak agar  Prinsip keadilan dan kepastian hukum dalam peraturan perpajakan selalu dikedepankan agar tercipta “Good Governance” .  Dengan adanya prinsip keadilan dan kepastian hukum, tentu akan lebih mudah bagi kita, wajib pajak, menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya. Hmmm.. tapi kapan yah bisa tercipta kondisi seperti ini…. rasanya seperti mimpi😀 (eitt.. sorry saya jadi ngomentarin ‘kata pengantarnya’).

Inti dari SE tersebut adalah sbb :

1. Mencabut beberapa SE Dirjen Pajak yaitu :

2. Seluruh Surat-surat penegasan yang diterbitkan yang memberikan ijin kepada PKP untuk dapat menerbitkan faktur pajak standart dengan metode QQ yang didasarkan pada SE tersebut (pada point 1-pen), dinyatakan tidak berlaku dan dicabut sejak SE-47 ini berlaku

Setelah membaca SE ini, teman-teman di tax-ina ada yang menanyakan tentang bagaimana perlakuan metode QQ dalam transaksi Leasing. Saya sendiri belum tahu bagaimana perlakuannya🙂

Notes : Thanks to Yurnalis, moderator FP yang sudah sharing file ini pada hari yang sama dg tgl penandatanganan🙂

September 2, 2008 - Posted by | Pajak, PPN | , , , ,

13 Komentar »

  1. Kalau gak salah metode QQ itu untuk impor inden ya?

    >> Salah satunya iya pak, Impor Inden. Tapi banyak juga yang lain seperti yg diatur dalam SE yang dicabut itu (Ekspor dg kuota exportir lain, handling export, Kontraktor Utama Vs Sub Kontraktor), Transaksi Leasing. ada lagi ga yahh..

    Komentar oleh doeytea | September 2, 2008 | Balas

  2. berarti u/ impor inden tidak bisa QQ /harus mengurus API sendiri

    >> Sepertinya gitu mba

    Komentar oleh alini | September 5, 2008 | Balas

  3. kok ga pasti mbak? setahu saya peraturan atas qq yang dihapus itu untuk faktur standar keluaran, tidak menyebutkan soal impor.
    terimakasih sebelumnya

    Komentar oleh alini | September 10, 2008 | Balas

  4. apakah Surat Edaran tersebut berlaku untuk transaksi leasing? padahal untuk metode QQ pada transaksi leasing mengacu pada SE-10/PJ.42/1994, sedangkan SE-47/PJ/2008 tersebut hanya mencabut 3 SE yaitu SE-25/PJ.32/1989, SE-19/PJ.32/1990 dan SE-09/PJ.531/2000.

    Komentar oleh Rizal | November 3, 2008 | Balas

    • Untuk SE-10/PJ.42/1994 sudah ada revisinya di SE – 129/PJ/2010, dikatakan FP dibuat tidak menggunakan qq

      Komentar oleh suci | Desember 23, 2011 | Balas

  5. Mbak, bagaimana dengan SE-10/PJ.42/1994 yang sampai sekarang belum dicabut.

    Komentar oleh dedaunan | November 3, 2008 | Balas

  6. Mbak, kira-kira kelemahan atau bad governence apa yang bakal terjadi dari metode qq ini? Padahal ini sangat membantu pengusaha untuk tidak repot merestitusi PPN yang seharusnya jelas2 lebih bayar dan bukan penerimaan mereka. Biaya restitusi kan besar, sehingga memberatkan pengusaha, karena toh tidak punya pemasukan apa-apa, karena cuma numpang lewat aja

    Komentar oleh Bdy | November 7, 2008 | Balas

  7. kalau untuk perusahaan leasing, jarang digunakan metode qq lagi, langsung dari penjual ke pembeli, walaupun pembiayaan pembeliannya dilakukan oleh leasing. Ini yang selama ini terjadi pada transaksi leasing kita

    Komentar oleh Bdy | November 7, 2008 | Balas

  8. Faktanya, memang ada yang menggunakan metode qq di perusahaan leasing.🙂

    Komentar oleh dedaunan | November 12, 2008 | Balas

  9. Assalamualaikum…
    kira-kira dampak dihapuskan nya metode qq apa ya mba…? terima kasih

    Komentar oleh redja vahlevi | November 14, 2008 | Balas

  10. saya ingin tau bgmn impilikasi perpajakn pd perusahaan2 yg menggunakan metode QQ terutama perusahaan dalam bidang shipping dan jg pelayaran,….

    Komentar oleh nurul wahyu | November 18, 2008 | Balas

  11. makasih

    Komentar oleh nurul wahyu | November 18, 2008 | Balas

  12. Mbak Triyani,

    Terkait dengan pencabutan metode QQ, apabila suatu perusahaan sudah memiliki kontrak dengan agen sebelum tanggal surat edaran, apakah kontrak tersebut harus di amend atau masih di perbolehkan menggunakan metode tersebut sampai kontrak tersebut habis? mohon komentarnya,
    Thanks.

    Komentar oleh Nasrul | April 30, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: