Triyani’s Weblog

Tax Blogging and Sharing

Berbagi file melalui google docs

Iseng, test google docs untuk sharing file-file formulir SPT dalam format XLS

1. Form 1770-SS tahun 2008, Formulir ini digunakan untuk melaporkan SPT Tahunan bagi WP Orang Pribadi yang memperoleh penghasilan bruto maximum Rp  48 Juta Rupiah setahun dan tidak mempunyai penghasilan lain selain bunga bank dan/atau bunga koperasi

2. Form 1770-S tahun 2008, Formulir ini digunakan untuk melaporkan SPT Tahunan bagi WP Orang Pribadi yang tidak melakukan kagiatan usaha yang penghasilan brutonya lebih dari 48 Juta Rupiah setahun, yang memperoleh penghasilan dari : a) Satu Pemberi Kerja atau lebih dari satu pemberi kerja; b) Dalam Negeri lainnya, c) Dikenakan PPh final dan atau bersifat final.

Mudah2an file tsb bisa didownload teman-teman yang membutuhkan form SPT untuk melaporkan SPT Tahunan bulan Maret ini.

Kembali ke laptop.. ehh.. google docs.. tadi saya jg coba upload form SPT 1770 untuk WPOP yang melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas, tapi berkali-kali gagal, ga tau kenapa. Dugaan sementara karena jumlah sheetnya lebih banyak dibanding kedua file sebelumnya. Ga tau dugaan tsb benar atau tidak.

Januari 31, 2009 - Posted by | Iseng, OOT, sharing |

8 Komentar »

  1. numpang tenar http://yadiblogaja.blogspot.com

    Komentar oleh yadi | Januari 31, 2009 | Balas

  2. Terima kasih atas form 1770S & 1770 SS-nya saya sdh down load
    wassalam

    Komentar oleh Gunawan | Februari 1, 2009 | Balas

  3. Terima kasih sharingannya. Saya coba download tapi besar kolomnya kok jadi rapat-rapat ya.

    Komentar oleh Ari | Februari 2, 2009 | Balas

  4. agak susah buatnya… rapet banget

    >> Iya, ga tahu kenapa jadi begitu, ternyata hasilnya ga bagus😦

    Komentar oleh budiman | Februari 4, 2009 | Balas

  5. kunjungan lagi nih

    >> Makasih

    Komentar oleh SYAIFUL | Februari 8, 2009 | Balas

  6. Ass,…
    Mbak boleh nambah pertanyaan ya,…

    Menurut pendapat mbak, mengenai dividen yang di kenakan PPh final 10%, kenapa mesti ada pajaknya lagi sementara dividen itu merupakan penghasilan pemegang saham yang di keluarkan oleh perusahaan dari laba usaha setelah pajak dalam kata lain sudah BERSIH?

    Sangat berbeda dengan penghasilan gaji karyawan yang dikenakan PPh Pasal 21, karena penghasilannya di keluarkan sebagai biaya yang mengurangi pendapatan usaha atau berpengaruh terhadap laba sebelum pajak, jadi benar adanya kalau di kenakan pajak tersendiri.

    Terima kasih atas pencerahannya.

    Salam kenal,
    Wss.

    Komentar oleh Kang Sukma | Maret 6, 2009 | Balas

  7. salam kenal ibu
    wah saya menemukan blog khusus pajak yang begitu bagus dab lengkap
    alangkah bahagianya memiliki blog demikian
    saya akan rajin kunjungi ya bu, banyak ilmunya siih
    tx

    Komentar oleh Blogger Senayan | Mei 1, 2009 | Balas

  8. assalamu’alaikum mbak,

    mbak, saya bekerja diperusahaan jasa, rata-rata karyawannya adalah pegawai kontrak, bagaimana cara menghitung spt tahunan pph21 untuk karyawan kontrak yang belum setahun misalnya baru 4 bln kerja trus mengundurkan diri. Tolong dibantu problem saya. Trimakasih.

    Komentar oleh Yuni | September 4, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: