Triyani’s Weblog

Tax Blogging and Sharing

Perubahan SPT Masa 21/26

Update Peraturan Pajak baru

PER-14/PJ./2013 tentang  Bentuk, isi, Tata Cara Pengisian dan Penyampaian SPT Masa PPh Pasal 21/Pasal 26 serta bentuk Butki Potong Pph Pasal 21/ Pasal 26. Silahakan diunduh disini PER-14.PJ.2013( SPT Masa PPh 2126) tmt 010114

Form SPT Masa baru ini mulai berlaku 1 Januari 2014, masih banyak waktu untuk mempelajarinya.Tapi bagi WP yang menggunakan e-SPT tentu tinggal menunggu update eSPT ya :)

Terima kasih @amanikirei @Pajakmania atas updatenya

Oh ya, mengenai Tata Cara Perhitungan PPh Pasal 21 masih menggunakan PER – 31.PJ.2012 tg Pedoman Teknis Pelaporan PPh psl 21-26

Selamat #BelajarPajak.

About these ads

Mei 15, 2013 - Posted by | Pajak, PPh Pasal 21/26 | ,

4 Komentar »

  1. boleh tanya detail untuk postingan ini, saya masih awam mengenai perpajakan. apakah isu atau hal ini bisa untuk dibahas dalam suatu acara workshop? mohon bantuannya.

    Komentar oleh No | Juni 12, 2013 | Balas

  2. thanks atas share-nya

    Komentar oleh nopan | Juni 17, 2013 | Balas

  3. Kalau diperhatikan, di form 1721 utk perhitungan PPh 21 yang kurang/lebih disetor tdk ada lagi kolom PPh Pasal 21 yang telah disetor pada masa pajak Jan s.d. Nop (diisi hanya untuk masa pajak Desember). Apakah ini berarti SPT PPh 21 masa pajak Desember hanya meliputi penghasilan/objek 21 untuk masa pajak Desember saja? Tetapi di 1721 I ada pilihan/kotak check satu masa pajak atau satu tahun pajak. Bgmn mbak?

    Komentar oleh Agus P. | Juli 12, 2013 | Balas

  4. dear mba triyani, mba, suami sy berhenti bekerja th 2013 yl. dari slh 1 prshn swasta terkemuka, semua kewajiban pajak tlh diselesaikan. selama bekerja tsb suami jg menjadi tenaga ahli freelance pd pt lain, dan pd th kmrn jg tlh bhenti dan kewajiban pajaknya pun telah diselesaikan. pertanyaan sy adlh, apakah pph 21 yg telah dibayarkan oleh kedua perusahaan tersebut dpt dikenakan lagi kpd suami sy??sebab ketika suami melaporkan spt pajaknya tersebut dg disertai bukti bayarnya malah dikenakan kembali pajak yang jumlahnya sgt besar dengan alasan penyatuan pajak shg terjadi kekurangan bayar, bgmn ini mbak?? mohon penjelasannya sebab kami sangat awam soal perpajakan, terimakasih.

    Komentar oleh rere | Juli 7, 2014 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.054 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: