Triyani’s Weblog

Tax Blogging and Sharing

Ini Alasan UKM Wajib Bayar PPh Final

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013, Pajak Penghasilan (PPh) Final adalah pajak yang dikenakan pada wajib pajak pribadi dan badan yang memiliki penghasilan kurang dari Rp 4,8 miliar dalam setahun. Sementara sesuai dengan regulasi yang berlaku, penghasilan dapat dikelompokkan menjadi dua; yang merupakan objek pajak dan bukan merupakan objek pajak.

Sama halnya dengan pengenaan PPh atas penghasilan yang merupakan objek pajak, pun terbagi menjadi dua. Yaitu dikenakan PPh secara umum dengan menggunakan tarif umum pasal 17 (pengenaannya dilakukan di SPT Tahunan), dan dikenakan PPh Final.

Pengenaan Pajak UKM artinya penghasilan yang diterima atau diperoleh UKM akan dikenakan PPh dengan tarif tertentu, dan dasar pengenaan pajak tertentu pada saat penghasilan tersebut diterima atau diperoleh. PPh yang dikenakan, baik yang dipotong pihak lain maupun yang disetor sendiri, bukan merupakan pembayaran di muka atas PPh terutang, tetapi sudah langsung melunasi PPh terutang untuk penghasilan tersebut.

Maka dari itu, penghasilan yang dikenakan PPh Final ini tidak akan dihitung lagi PPh nya di SPT Tahunan untuk dikenakan tarif umum bersama-sama dengan penghasilan lainnya. Begitu juga, PPh yang sudah dipotong atau dibayar tersebut juga bukan merupakan kredit pajak di SPT Tahunan.

Warga negara yang baik tentu harus menghargai keputusan yang telah dibuat pemerintah dan mengikuti aturan. Wajib pajak perlu berpikir lebih bijak. Orang bijak, taat pajak! Mari sukseskan pembangunan negara melalui ketaatan dan kepatuhan pembayaran pajak. Pajak yang Anda bayarkan digunakan untuk kepentingan bersama dan manfaatnya dapat dirasakan bersama. Berikut ini alasan wajib pajak harus membayar PPh Final:

  1. Patuh Terhadap Peraturan

Berdasarkan Pasal 4 ayat (2) Undang-undang Pajak Penghasilan, Undang-undang memberikan mandat kepada Pemerintah untuk mengenakan PPh Final atas penghasilan-penghasilan tertentu. Berdasarkan ketentuan ini Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah untuk mengenakan PPh Final atas penghasilan tertentu dengan pertimbangan kesederhanaan, kemudahan, serta pengawasan.Pengenaan PPh Final sebagian berasal dari ketentuan Pasal 4 ayat (2) ini. Namun demikian, ada juga pengenaan PPh final berdasarkan Pasal lain yaitu Pasal 15, Pasal 19, Pasal 21, Pasal 22, Pasal 23 dan Pasal 26 Undang-undang PPh.

  1. Berkontribusi dalam Pembangunan Indonesia

Mari jadikan Indonesia lebih baik lagi melalui pengumpulan pajak. Pajak 1% dari penjualan Anda sangat berarti bagi kemajuan bangsa. Perlu diketahui, salah satu fungsi pajak adalah untuk pembangunan infrastruktur. Infrastruktur transportasi seperti jalan dan jembatan dibangun membangun dana dari pajak. Selain itu, dana dari pemungutan pajak juga digunakan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan serta memberikan subsidi di bidang pertanian. Jika Anda juga belum tahu, pajak merupakan salah satu anggaran terbesar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan begitu berpengaruh bagi kemajuan pendidikan anak bangsa karena hasil penarikan pajak juga digunakan untuk membiayai Biaya Operasional Sekolah.

  1. Terhindar dari Risiko Bisnis

Direktorat Jenderal Pajak akan memeriksa laporan pajak usaha atau bisnis Anda. Jika Anda lalai dalam melakukan setor dan lapor pajak, DJP bakal menutup bisnis yang telah Anda bangun selama ini. Hindari risiko bisnis terjadinya permasalahan tersebut dari sekarang. Penuhi kepatuhan pajak Anda dengan menggunakan aplikasi OnlinePajak yang sangat mudah.

Cara menghitung PPh Final UKM sangat mudah. Anda cukup mengalikan penghasilan Anda selama sebulan (diambil dari transaksi penjualan yang telah dilakukan) dengan satu persen. Setelah didapat hasilnya, itu lah pajak yang harus Anda bayarkan dan Anda perlu mengulangi langkah tersebut setiap bulan. Namun, Anda hanya perlu melakukan setor PPh Final di akhir tahun dari 12 transaksi (dihitung per bulan jika ada transaksi).

Info selengkapnya terkait PPh Final silakan klik https://www.online-pajak.com/id/pph-final dan nikmati kemudahan dalam hitung, setor, dan lapor pajak dengan cuma-cuma.

Iklan

Mei 10, 2017 - Posted by | Pajak

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: